MUSEUM KERETA API AMBARAWA – Pemberhentian Lokomotif Tua yang Masih Bertenaga

museum kereta api ambarawa_depo5 1-museum_kereta_ambarawa_Ambarawa museum-kereta-api-ambarawa-1 img_20120214105427_4f39daf31cfda img_20120214105427_4f39daf31cfda ambarwa-ka OLYMPUS DIGITAL CAMERA Museum Kereta Api Ambarawa menjadi saksi bahwa pada masa lalu kereta api pernah berjaya. Selain menyimpan koleksi tentang sejarah perkeretapian di Indonesia, di sini juga terdapat lokomotif kereta api tua yang masih bertenaga. MUSEUM KERETA API AMBARAWA Pemberhentian Lokomotif Tua yang Masih Bertenaga Seorang peramal terkenal pada masa Kerajaan Kediri, Jayabaya, pernah berujar, “mbesuk yen ana ramening jaman, Tanah Jawa bakal sabukan wesi” (suatu saat jika zaman sudah ramai, Tanah Jawa akan berikatpinggangkan besi). Pertengahan abad ke-19 prediksi itu terbukti benar. Jalur kereta api mulai dibangun untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1864 dan terus dibangun di sepanjang pulau sehingga menjadi ikat pinggang yang mempersatukan Jawa. Kereta api sebagai alat transportasi massal memberi ruang bagi orang-orang di bagian barat, tengah, dan timur Jawa untuk saling mengenal dan bertegur sapa. Pada masa itu keberadaan kereta api jauh lebih populer dibandingkan kereta kuda, gerobak, atau mobil. Stasiun demi stasiun pun dibangun guna memudahkan perjalanan. Berhubung pada zaman Hindia Belanda kawasan Ambarawa merupakan daerah militer, The Netherlands Indische Spoorweg Maatscappij (Jawatan Kereta Api Belanda) membangun sebuah stasiun kereta api di Ambarawa dengan nama Stasiun Kereta Api Willem 1 supaya memudahkan mengangkut pasukan menuju Semarang. Pada tahun 1976, Stasiun Ambarawa dialihfungsikan menjadi Museum Kereta Api Ambarawa dengan koleksi utama berupa 21 loko uap yang diletakkan di tempat terbuka, menyebar di bawah rimbunnya pepohonan. Lokomotif berusia tua tersebut beberapa di antaranya mempunyai nilai sejarah yang tinggi. Loko C28 buatan pabrik Jerman merupakan loko yang membantu pelarian Presiden Soekarno dari Jakarta ke Yogyakarta pada tahun 1946. Sedangkan loko D5106 pernah bertugas di jalur Hedjaz Railway dan mengangkut jemaah haji serta logistik tentara Turki. Saat YogYES tiba di Museum Kereta Api Ambarawa, suasana tidak begitu ramai sebab hari sudah beranjak sore. Bangunan tua menyerupai lokomotif dan gerbong kereta yang dahulu berfungsi sebagai kantor stasiun menyambut siapapun yang datang. Saat ini bangunan tersebut berfungsi sebagai ruang pamer, tempat menyimpan beberapa koleksi museum seperti pesawat telepon kuno, mesin ketik, mesin hitung, mesin telegram,stempel karcis, hingga beragam topi masinis. Selain itu, terdapat foto-foto tentang sejarah perkeretaapian di Indonesia. Di sisi kiri dan kanan bangunan berjajar kursi kayu tua yang nyaman untuk menikmati segarnya angin sore. Sekumpulan bocah lelaki nampak asyik bermain bola di antara rel, lokomotif tua, dan lori wisata. Pada musim liburan, akhir pekan, atau banyak kunjungan wisatawan, kereta lori wisata dengan kapasitas 15 – 20 penumpang akan dijalankan menyusuri rel Ambarawa – Tuntang. Sayangnya saat YogYES datang lori wisata tersebut sedang tidak beroperasi. Bersebelahan dengan lori terdapat gerbong kereta uap berwarna hijau dengan ornamen kuning. Biasanya gerbong berkapasitas 80 orang itu ditarik oleh loko B5202 atau B5203 yang merupakan lokomotif tua buatan Maschinenfabriek Esslingen, Jerman. Meskipun sudah tua, lokomotif yang hanya tersisa di tiga tempat di dunia tersebut masih sanggup menarik gerbong kereta dan mendaki pengunungan menuju Stasiun Bedono. Tarifnya yang mahal untuk sekali keberangkatan sebanding dengan pengalaman yang diperoleh saat naik kereta api uap bergerigi ini. Di sepanjang jalan, mata Anda akan dimanja dengan lanskap menawan berupa sawah dan ladang dengan latar belakang Gunung Ungaran dan Gunung Merbabu, serta Rawa Pening di kejauhan. Tak hanya bertamasya naik kereta semata, perjalanan ini sekaligus menjadi napak tilas jejak perkeretaapian di Indonesia. Jam buka: Senin – Minggu, pk 08:00 – 16:00 WIB Harga tiket: Tiket masuk: Rp. 5.000 Tiket lori: Rp. 10.000, Rp. 15.000 (hari libur) Tarif Kereta Api Uap: Rp 5.250.000 (pp) kapasitas 80 penumpang Koordinat GPS: S7°15’56.2″ E110°24’7.7″ | S7.265611 E110.402139

PERTEMPURAN PALAGAN AMBARAWA

PERTEMPURAN AMBARAWA 

1. Sebab Pertempuran Ambarawa
 Tentara sekutu mendarat di semarang pada tanggal 20 oktober 1945 dibawah pimpinan brigjen Bethel dan diboncengi tentara NICA dengan tujuan untuk membebaskan para tawanan. Saat sekutu dan NICA membebaskan tawanan tentara belanda, para tawanan justru dipersenjatai. Ketegangan dimulai ketika tawanan belanda bertindak sombong, serta mengabaikan kedaulatan pemerintah dengan terang-terangan berusaha untuk menduduki kembali Indonesia. Hal ini menimbulkan kemarahan rakyat Indonesia dan akhirnya pertempuranpun pecah.

2. Tokoh yang Terkenal
– Letkol Isdiman, gugur di pertempuran 
– Kolonel Sudirman, pemimpin pasukan Indonesia menggantikan Isdiman yang gugur
– Brigadir Bethel, Pemimpin tentara sekutu – M Sarbini, Pemimpin TKR Resimen magelang

3. Akibat Pertempuran Ambarawa
Pertempuran di ambarawa berhasil mempengaruhi dan melemahkan kekuatan belanda sehingga belanda kesulitan melakukan pertempuran di daerah lainnya. Pertempuran ini juga mengakibatkan Letkol Isdiman dan Prajurit Indonesia banyak yang gugur di medan perang.

4. Strategi
Kolonel Sudirman dan pasukannya menggunakan strategi “Supit Udang”, yaitu pengepungan rangkap dari kedua sisi sehingga musuh terkurung atau terkepung. Dengan kedisiplinan yang tinggi dan perencanaan yang matang, strategi tersebut berhasil dilaksanakan dengan baik sehingga membawa kemenangan bagi para pejuan tanah air.

Demikian rangkuman singkat Pertempuran Ambarawa Image

Tentang Kota Pariwisata Ambarawa Semarang

Kecamatan Ambarawa adalah sebuah kota pasar yang terletak di antara Semarang dan Salatiga. Kecamatan ini terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Pada era kerajaan kerajaan Mataram (Amangkurat II) kawasan ini bernama Limbarawa. Dulu Ambarawa pernah menjadi ibu kota Kabupaten Semarang. Sekarang ibu kotanya adalah Ungaran. Ambarawa juga disebut sebagai kota Palagan Ambarawa, dan terdapat Musium Palagan Ambarawa, Musium Kereta Api Ambarawa dan Benteng Willem I.

Ambarawa menghubungkan penting adalah memberikan jalur rel bergerigi kereta api yang menghubungkan seluruh wilayah Jawa Tengah hingga Yogyakarta melalui Magelang. Jalur Semarang-Ambarawa-Magelang adalah sepenuhnya operasional sampai 1977. Sekarang merupakan situs Museum Kereta Api Ambarawa.

Ambarawa adalah lokasi penguburan kamp Jepang di mana lebih dari 15.000 orang Eropa telah dilaksanakan selama masa penjajahan Jepang. Setelah Jepang menyerah dan ketika Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, pertempuran pecah di daerah Ambarawa pada tanggal 20 November 1945 antara pasukan Inggris yang mengevakuasi di tanah jajahan Eropa dan Republik Indonesia.

ambarawa ambarawa mencari bakat ambarawa railway ambarawa sejuta kenangan ambarawa semarang ambarawa tempo dulu distro ambarawa gedong songo gua maria ambarawa kaos ambarawa kaos anak kaos couple kaos distro kaos khas kaos khas ambarawa kaos murah kaos polos kaos semarang kenang kenangan ambarawa khas ambarawa museum kereta api ambarawa oleh oleh ambarawa palagan ambarawa perang ambarawa peristiwa ambarawa pertempuran ambarawa produksi kaos rawa pening sejarah ambarawa wisata ambarawa

ambarawa ambarawa mencari bakat ambarawa railway ambarawa sejuta kenangan ambarawa semarang ambarawa tempo dulu distro ambarawa gedong songo gua maria ambarawa kaos ambarawa kaos anak kaos couple kaos distro kaos khas kaos khas ambarawa kaos murah kaos polos kaos semarang kenang kenangan ambarawa khas ambarawa museum kereta api ambarawa oleh oleh ambarawa palagan ambarawa perang ambarawa peristiwa ambarawa pertempuran ambarawa produksi kaos rawa pening sejarah ambarawa wisata ambarawa

Selamat Datang di TOKO KAOS KHAS AMBARAWA

kaos khas ambarawa

selamat datang kaos khas ambarawa

TOKO KAOS KHAS AMBARAWA adalah toko yang menjual kaos kaos khas ambarawa dengan kualitas yang super dan dengan harga murah,

Ambarawa adalah kota wisata yang dahulunya terkenal dengan sejarahnya, yaitu peristiwa pertempuran Ambarawa yang terkenal dengan Pahlawan Sudirmannya

Ambarawa juga terkenal dengan sejuta kenangan dan sejuta wisata, sebut saja Palagan Ambarawa, Museum Kereta Api Ambarawa, Candi Gedong Songo, Gua Maria, Rawa Pening.

Untuk itu perlulah kita harus punya KAOS KHAS AMBARAWA, khususnya anak ambarawa, Bukan Anak Ambarawa Kalo Gak Punya Kaos Ambarawa

Di sini kami menyediakan Kaos Distro, Kaos Couple, Kaos Anak bisa anda lihat di Gallery Kaos

Untuk pemesanan kaos dapat dilakukan dengan Kontak Person Arif 085648986420